Semua informasi bola baik dalam negeri maupun luar negeri.

z

Karya Ilmiah Sederhana

Karya Ilmiah SederhanaSetelah menulis cara mudah menulis karya ilmiah dan sistematika penulisan karya ilmiah. Kali ini kita akan mencoba menulis karya ilmiah sederhana. Dibawha adalah contoh karya ilmiah sederhana dari teman kita di SMP negeri 6. Kalian bisa lihat contohnya. :)) jangan kopas yah. hhe

Latar belakang masalah 

Seiring dengan kecanggihan teknologi, banyak siswa yang cenderung pergi bermain Internet daripada belajar. Hal ini menyebabkan konsentrasi belajar siswa dapat berkurang dan membuat siswa malas dalam belajar, terutama saat guru menerangkan pelajaran di kelas. Adapun metode atau cara - cara yang akan Saya lakukan, yaitu dengan meneliti mengenai keaktifan dan cara belajar siswa SMP Negeri 6, terutama kelas 9 yang sebentar lagi akan melaksanakan UN. Hal ini dianggap penting karena nilai
 nilai siswa telah merosot tajam akibat kurangnya keaktifan belajar siswa.  
Identifikasi masalah
Dari latar belakang diatas, sejumlah masalah dapat diidentifikasi sebagai berikut : 1.

Siswa lebih cenderung bermain daripada belajar. 2.

Di dalam kelas, siswa jarang memperhatikan guru saat guru menerangkan pelajaran. 3.

Karena siswa jarang memperhatikan guru dan malas belajar, membuat nilai siswa menjadi turun drastis.  
Rumusan masalah
Berdasarkan uraian diatas, maka masalah penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut : 1.

Apakah penyebab keaktifan belajar siswa SMP Negeri 6 berkurang ? 2.

Bagaimana cara untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa ? 
  1.
Tujuan penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah yang dikemukakan diatas,maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: -

Masalah yang menyebabkan keaktifan siswa berkurang. -

Cara meningkatkan keaktifan belajar siswa agar mendapat nilai yang memuaskan. 

Manfaat penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan berdampak positif terhadap siswa dan menyadarkan siswa tentang pentingnya keaktifan belajar siswa.

  
 BAB 2
 
PEMBAHASAN

Kajian teori 
Sebagai seorang siswa, selayaknya harus aktif dalam belajar. Agar mendapat nilai dan prestasi yang memuaskan. Tetapi terkadang, motivasi tiap

 tiap orang berbeda, baik dalam belajar ataupun bekerja. Karena semuanya sesuai dengan kebutuhan seseorang akan pentingnya motivasi. Karena untuk mendapatkan prestasi, dibutuhkan motivasi yang kuat.   Murray sebagaimana dikutip oleh Winardi merumuskan kebutuhan
prestasi sebagai keinginan : ”Melaksanakan sesuatu tugas atau pekerjaan yang
sulit. Menguasai, memanipulasi, atau mengorganisasi objek

 objek fisik, melaksanakan hal

 hal tersebut secepat mungkin dan seindipenden mungkin, sesuai kondisi yang berlaku. Mengatasi kendala

 kendala, mencapai standar tinggi. Mencapai performa puncak untuk diri sendiri. Mampu menang dalam persaingan dengan pihak lain. Meningkatkan kemampuan diri melalui penerapan
bakat secara berhasil”.
  
2.
       Konsep penting motivasi belajar sebenarnya adalah proses internal yang mengaktifkan, memandu dan mempertahankan perilaku dari waktu ke waktu. Individu termotivasi karena berbagai alasan yang berbeda, dengan intensitas yang berbeda. Hal ini sesuai dengan teori yang diungkapkan oleh Vroom.   Vroom mengemukakan bahwa orang akan termotivasi untuk melakukan hal tertentu guna mencapai tujuan apabila mereka yakin bahwa tindakan mereka akan mengarah pada pencapaian tujuan tersebut ( Koontz, 1990 : 123 ).    Dari teori
 teori diatas, dapat dikemukakan bahwa keaktifan belajar siswa tergantung dari motivasi siswa masing
 masing. Bagi orang yang ingin berprestasi, Ia akan selalu termotivasi dalam melakukan hal apapun, termasuk dalam keaktifan belajarnya.  
 
Berikut merupakan contoh - contoh bentuk penelitian     (Dalam tabel). 
1.

Penelitian dalam bentuk angket.   3.
  

PERNYATAAN



1. Cara belajar siswa SMP Negeri 6 sudah sesuai dengan
Sekolah Standar Nasional ( SSN ).



2. Banyak siswa yang sudah akti
f dalam belajar di kelas.



3. Banyak siswa yang bermain

main di kelas pada saat
guru menerangkan pelajaran.



4. Karena sering bermain di warnet ( warung internet ),
dapat membuat siswa malas belajar.


     
5. Dengan adanya tugas

tugas yang diberika
n guru dapat
membuat siswa memahami materi pelajaran dan dapat
meningkatkan keaktifan belajar.


SS












S














KS







     Ket : 
SS : SANGAT SETUJU  KS : KURANG SETUJU TS : TIDAK SETUJU  S : SETUJU 
    2.

Penelitian dalam bentuk Observasi (Pengamatan).   
Waktu

Pengamatan


07.30




08.35






09.15


09.30


10.10




11.30


11.45





-
Siswa S
MP

N 6 belajar di dalam kelas.
Dalam belajar, masih terdapat siswa
yang
bermain saat guru mene
rangkan pelajaran.

 

-
Terjadi pergantian jam pelajaran dan siswa
sudah mulai keluar masuk kelas menunggu
gurunya masuk ke kelas mereka. Bahkan,
ada diantara murid

murid yang pergi ke
kantin pada jam ini.


-
Terjadi istirahat pertama.


-
Siswa mulai masuk
ke dalam kelas.


-

Terjadi pergantian jam pelajaran dan
siswa tetap keluar masuk kelas menunggu
gurunya masuk ke kelas mereka.


-

Terjadi istirahat kedua.


-
Siswa mulai masuk ke dalam kelas. Pada
saat ini, masih banyak murid yang diluar
kelas. Padahal, bel

masuk telah dibunyikan.


   4.   

 3.

Penelitian dalam bentuk Wawancara (Petanyaan).  

Pertanyaan

Wawancara

1.

Apakah anda sudah merasa aktif dalam belajar di kelas ?

2.

Menurut Anda, apakah Guru sudah menerangkan pelajaran dengan sebaik

baiknya ?

3.

Apakah And
a pernah bermain

main di kelas saat guru mata pelajaran
menerangkan pelajaran ? Mengapa anda melakukan hal tersebut ?

4.

Menurut Anda, bagaimana cara meningkatkan keaktifan belajar siswa agar
mendapat nilai yang memuaskan ?

5.

Apa harapan anda untuk siswa SMP
Negeri 6 ke depan ?

 
BAB 3

Kesimpulan
Berdasarkan analisis dan pembahasan data dapat disimpulkan bahwa pada umumnya siswa SMP Negeri 6 masih kurang aktif dalam belajar. Hal ini disebabkan karena siswa lebih banyak bermain. Ini juga dapat disebabkan karena guru yang kurang kompeten dan kurang komunikatif terhadap murid. Untuk mengatasinya, diperlukan peran guru dan orang tua untuk membimbing murid agar termotivasi dalam belajar. Sehingga mendapat nilai yang memuaskan bagi mereka.  

Saran
Disarankan agar dalam proses belajar mengajar, siswa SMP Negeri 6 dapat aktif lagi dalam belajar dan dapat menguasai materi yang diberikan pada guru mata pelajaran, yang bertujuan untuk mendapat  nilai yang memuaskan dengan motivasi yang diberikan atau didukung oleh orang tua dan guru.     

Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Karya Ilmiah dengan judul Karya Ilmiah Sederhana. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://laskarmunajatcinta.blogspot.com/2012/04/karya-ilmiah-sederhana.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Supir MetroMini - Kamis, 05 April 2012